infogeh.com, Bandar Lampung – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya ananda Alesha. Pelaksana tugas (Plt) Wakil Direktur Keperawatan, Pelayanan, dan Penunjang Medik RSUDAM Lampung, dr. Yusmaidi, menegaskan bahwa pihak rumah sakit memberikan perhatian serius terhadap setiap informasi dan keluhan yang disampaikan masyarakat.
Khususnya yang berkaitan dengan dugaan praktik pungutan liar maupun transaksi tidak sah dalam penyediaan alat kesehatan. Pihaknya berkomitmen menangani hal tersebut secara terbuka, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga ananda Alesha atas musibah yang terjadi,” kata dr. Yusmaidi.
Menurut dia, peristiwa tersebut merupakan duka yang sirasakan bersama, dan pihaknya memandang sebagai sebuah peringatan penting untuk terus memperbaiki mutu layanan. “Saya, bersama seluruh jajaran manajemen RSUDAM, berkomitmen penuh untuk menindak tegas siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran etika dan disiplin, termasuk praktik pungutan liar maupun penyalahgunaan alat kesehatan. Tidak ada toleransi terhadap bentuk-bentuk penyimpangan yang merugikan pasien dan keluarganya,” lanjutnya.
















