infogeh.net, Bandar Lampung – Menjelang pergantian tahun, sejumlah kebutuhan pokok terpantau terus naik, selain telur, salah satu bahan pokok yang harganya melonjak naik adalah cabai.
Data Pusat Informasi Harga Pangan Nasional (PHIPS) menyebut harga cabai rawit merah rata-rata kini mencapai Rp 86.500 per kilogram (kg), bahkan di pasar tradisional Jakarta, rata-rata harga cabai rawit merah tembus Rp 120.000 per kg.
Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Prihasto, mengatakan kenaikan harga komoditi dari jenis cabai ini ditengarai salah satunya adalah karena faktor cuaca.
“Memasuki musim hujan, petani baru mulai tanam cabai untuk persiapan lebaran tahun 2022,” ujar Prihasto kepada kumparan, Minggu (26/12).
Selain itu, Prihasto menjelaskan kenaikan harga cabai ini juga salah satu imbas dari harga cabai yang sempat turun pada bulan September hingga Oktober 2021 lalu.
Kendati demikian, Prihasto mengatakan pasokan cabai untuk mencukupi kebutuhan nasional sementara ini masih aman. Walaupun sempat sedikit terdistrosi karena meningkatnya permintaan selama Natal dan tahun baru.
Prihasto memprediksi harga cabai akan kembali stabil mulai tahun depan. “Mudah-mudahan Januari akhir sudah stabil,” ujarnya.
Adapun harga cabai rawit merah untuk di DKI Jakarta saat ini bahkan tembus sampai Rp 125.000 per kg. Sedangkan untuk jenis cabai merah kriting mencapai Rp 60.000 per kg, dan cabai merah besar dibanderol Rp 80.000 per kg.
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com
















