infogeh.co, Bandar Lampung – Aksi tawuran antar-pelajar di Bandar Lampung kembali meresahkan warga. Pasalnya, para pelajar itu kerap kali membawa senjata tajam.
Seperti peristiwa tawuran yang terjadi di Jalan RA Basyid, Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, pada Rabu (7/12) kemarin.
Berdasarkan video yang diterima Lampung Geh, terlihat para pelajar yang masih mengenakan pakaian seragam sekolah konvoi menggunakan sepeda motor.
Tampak juga seorang pelajar yang mengenakan sweater hitam berlarian dijalan sambil membawa senjata tajam jenis celurit.
Salah satu pengendara, Bagus mengatakan peristiwa itu terjadi saat dirinya mendapatkan orderan dari Untung Suropati.
“Dapet orderan di Untung, terus pas lewat rame liat anak sekolah konvoi ada yang lari-lari juga,” Rabu (7/12).
Namun, saat ditanyakan asal sekolah pelajar yang melakukan tawuran, ia mengaku tidak mengetahui.
“Nggak tau dari sekolah mana, tapi yang jelas itu rame ada yang bawa celurit juga,” katanya.
Sementara itu, saat dihubungi Lampung Geh, Kapolsek Tanjung Senang, Ipda Alan Ridwan membenarkan peristiwa tawuran tersebut. Ia mengatakan saat ini masih dalam penyelidikan.
“Petugas langsung menuju lokasi, saat mobil opsnal datang kelompok pelajar itu membubarkan diri,” ucapnya.
Disinggung asal sekolah pelajar yang melakukan tawuran, ia mengaku masih dalam penyelidikan.
“Masih dalam proses lidik,” kata dia.
Ia pun mengimbau kepada para pelajar untuk tidak melakukan kenakalan remaja seperti tawuran, karena hal tersebut dapat merugikan diri sendiri.
“Kepada para pelajar untuk tidak melakukan kenakalan remaja seperti tawuran, narkoba, karena itu merugikan diri sendiri. Jika kita sudah tersangkut hukum itu akan merusak masa depan kita nantinya,” ungkapnya.
Seperti diketahui, peristiwa tawuran itu juga terjadi pada Senin (5/12) di Jalan Baypass Soekarno Hatta, Bandar Lampung. Para pelajar itu membawa senjata tajam saat konvoi.
“Ada para pelajar pakai seragam konvoi di baypass, kami sepeda motor nggak berani ikut jalan karena ada yang bawa samurai,” kata Galang.
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com
















