WCD 2018 SIAP BEBASKAN MESUJI DARI SAMPAH

banner 728x90

infogeh.net – Bandar Lampung (2/8/2018) Persatuan Mahasiswa Mesuji atau yang kerap disebut PMM sukses menggelar Roadshow kegiatan World Cleanup Day (WCD) Mesuji 2018 dibeberapa sekolah menengah yang ada di kabupaten Mesuji pada 30 – 31 Juli 2018 lalu.

WCD merupakan aksi bersih-bersih sedunia yang rutin dilaksanakan pada 15 September setiap tahunnya. WCD adalah Sebuah gerakan kepemudaan yang peduli dengan kondisi sekitar dan menginginkan lingkungan yang bebas dari sampah ini digagas dinegara Estonia. Saat ini, sebanyak 127 negara telah bergabung dalam gerakan tersebut, tak terlepas Indonesia sebagai negara penghasil sampah 65 juta ton sampah setiap harinya (republika.co.id). Tahun ini, Indonesia memiliki target 13 juta orang terlibat dalam WCD.

Lampung juga akan turut melakukan aksi WCD dengan target 1 juta orang terlibat yang tersebar dibeberapa kabupaten tak terkecuali kabupaten Mesuji. Kabupaten Mesuji dengan jumlah penduduk 195.682 (per 2015 – BPS Prov. Lampung) diharapkan 50 ribu warganya terlibat dalam aksi bersih-bersih masal berskala internasional yang akan digelar pada 15 september mendatang.

Roadshow yang dilakukan tak lain bertujuan untuk mensosialisasikan WCD dikabupaten Mesuji. Sebanyak kurang lebih 700 peserta terlibat dalam acara tersebut yang tersebar di beberapa sekolah yakni SMAN 1 Simpang Pematang, SMKN 1 Simpang Pematang, SMK Setia Bhakti Tanjung Raya, dan SMAN 1 Tanjung Raya. acara tersebut mendapat tanggapan positif dari pihak sekolah maupun siswa.

Selain coreteam Kabupaten dan PMM, roadshow juga dihadiri oleh coreteam provinsi, Yongki Lesta yang juga bertindak sebagai pemateri, Yongki mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bergerak bersama guna mewujudkan Lampung bebas sampah. “World Cleanup day merupakan momentum besar bagi kita semua untuk peduli dengan lingkungan sekitar yang hari ini kondisinya sangat memprihatinkan. Pada 15 september besok kita harus bergerak bersama untuk mewujudkan lampung bebas sampah. Kita tidak boleh diam, seluruh lapisan masyarakat harus terlibat dalam gerakan ini.” Tegas Yongki.

Ketua umum organisasi yang mengusung jargon bergerak memberi manfaat ini, Fajar Maulana, optimis bahwa angka 50 ribu akan tercapai. Fajar juga menjelaskan dipilihnya sekolah sebagai tempat roadshow karena sekolah merupakan gudang pelajar pencetus perubahan. Diharapkan para pelajar itulah yang menjadi pilar terdepan dalam menyebarkan informasi WCD kepada masyarakat luas untuk mewujudkan Mesuji yang bebas dari sampah.

World Cleanup Day 2018 kabupaten Mesuji ini rencana akan digelar pada 15 September mendatang di alun-alun Simpang Pematang serentak dengan daerah ataupun Negara lain. Untuk menyukseskan acara tersebut, rencanya PMM akan menggandeng pemerintah daerah dan perusahaan terkait yang ada dikabupaten Mesuji.

banner 1080x1080