Telah berlangsung aksi damai dari BEM U KBM UNILA dengan tagar Hilangnya Wibawa Negara dikarenakan banyaknya persoalan new cara yang tak mampu di selesaikan pemerintah di Bundaran Radin Inten, Haji mena pada hari selasa (04/09) dan dikawal anggota kepolisian polresta bandarlampung.
Pada aksi hari ini terdapat tiga masalah yang membuat hilangnya wibawa negara Indonesia. Pertama hilangnya wibawa negara terhadap demokrasi, karna banyak sekali problematika yang menunjukan kematian demokrasi di Indonesia.
Kedua hilangnya wibawa rupiah terhadap dollar, jelas ini permasalahan perekonomian bangsa yang sangat akut karna hari ini nilai tukar rupiah mencapai 14.800 per dollar, ini terbesar dalam sejarah setelah reformasi 1998. Ketika Hilangnya wibawa negara terhadap asing dan aseng, karena pada saat ini hampir semua proyek pemerintah banya yang dikelola asing, bahkan Menko Maritim (Luhut Binsar Panjaitan) akan ke China untuk menawarkan 15 proyek kepada mereka (kompas 2018).
BEM U KBM UNILA menyatakan sikap bahwa indonesia hari ini harus merubah cara mengelola negara untuk tidak latah terhadap sesuatu yang viral, melainkan tetap mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia secara umum dan tak mengontak kotakan rakyat sesuai amanat UUD 1945
sumber: BEM U KBM UNILA
















